dawnlight of love has arrived
June 20, 2007 by wisangkala
perih yang tak tersaksikan, nyeri yang tak pernah tersangsikan, bersandar bunda dan Tuhan. puji-puja, doa: keselamatan dan kelancaran. dimana engkau! yang masih terbuai mimpi hijau. adakah jarak begitu pelak membuatmu dungu: mematikan intuisi menumpulkan telepati. aku disini sendiri! tanpa mu! memperjuangkan buah kasih kita.
buai adzan di telinga, teduhkan gundah di jiwa, kuatkan hati: sajikan titipan ilahi. tepat pukul lima. satu harapan hadir ke bumi. makhluk mungil yang suci: bayi bayi bayi: murni dan kosong1.
Tangis pertama nanda dipelukan bunda. tanpa kanda sang ayahanda. dimana engkau! seharusnya kau disini! bersamaku menyaksikan kehadiran pertama lelaki kecil kita: nyaring dan lantang menantang keruh dunia. lunasi jeritku semalaman. basuhi perih dan nyeri yang panjang, yang sekejap hilang.
begitu keras namun rapuh, begitu bugar namun rentan. 2,3 kilogram 46 centimeter mereka nyatakan. lepas dari ukuran, selamat dan sehat adalah segala yang kami syukuri menyelimuti hati untuk dipanjatkan. Alhamdulillah ya Allah… Kau hadiahkan kami kesempurnaan. berkah sekaligus amanah untuk ditunaikan.
1 cikal, iwan fals
bro, setitik air keluar juga dari kelenjar lacrimare-ku, tak kusangka kau juga merasa pilu. maafkan aku yang sempat menyalahkan. semua karena kilometer yang beribu-ribu.
selamat atas amanat yang diberikan padamu. malaikat kecil yang tak kenal dosa…